Pages

Saturday, March 12, 2016

kepada kita yang tidak sempurna

aku mencintaimu, lengkap dengan ketidak sempurnaanmu. aku mencintaimu, sebagai manusia.

aku sadar betapa bayak hal yang berbeda dari kita. namun kamu selalu menunjukkan ketidak samaan itu bukan alasan untuk tidak mencintaiku dengan sempurna. kamu selalu berkata "kekuranganmu adalah kelebihan untukku". kamu selalu menunjukkan semua usaha maksimal yang kau bisa untuk membuatku bahagia. kamu selalu berkorban untukku. kamu, membuatku malu sebagai manusia tidak sempurna, yang dengan begitu tanpa celanya kamu cintai sepenuh hati.

aku selalu tahu siklusku secara garis besar setiap aku menjalin hubungan. awalnya aku jatuh cinta pada orang yang membuatku nyaman dan bisa membuatku tertawa, kemudian kami jatuh cinta dan dunia milik kami berdua, lama-kelamaan pikiranku berbuah menjadi skenario drama bawang yang memuakkan bagi pasanganku, kemudian mereka lelah, kemudian mereka ucapkan "dadah...". dan aku akhirnya memainkan drama-ku sendiri. terpuruk dan merasa duniaku tak lagi bisa maju. aku stuck. hingga akhirnya siklus itu berulang lagi setiap menemukan orang yang sperti itu lagi, lalu diulangi lagi, lalu sendiri lagi. hingga rasanya aku muak dengan drama, aku memutuskan untuk mencintai dengan sederhana, ala kadarnya, namun nyata, tidak ada lagi drama.

hingga akhirnya jatuh cinta yang sederhana tanpa bunga-bunga kata klise kamu hadirkan untukku. kamu yang pemalu, yang pada awalnya bukan menjadi tujuanku. kamu menunjukkan kepadaku bahwa cinta itu memang ada, tidak harus dicipta karena memang ada yang Maha Pencipta, tidak usah direka karena cinta bukan permainan menerka-nerka. ketimbang kata, kamu lebih suka untuk menunjukkannya. ketimbang mengeja cinta, kamu lebih pandai membuatku betah menjadi manja dan lupa kalau aku sudah dewasa.

bersama kamu aku tidak perlu merasa canggung atau jaim. aku tidak perlu menjadi siapa-siapa agar kau cintai, aku tak perlu menjadi lebih-apa agar kau kagumi. bahkan pada saat-saat dimana diriku berubah menjadi monster paling menjengkelkan-pun, kamu masih bisa bilang "aku sayang padamu". lagi-lagi kamu, membuatku malu sebagai manusia tidak sempurna, yang dengan begitu tanpa celanya kamu cintai sepenuh hati.

dulu, aku biasa berjuang agar diperhatikan. aku berjuang untuk sampai ke ratusan kilo meter hanya untuk ditukar waktu dan seyum. dulu, aku biasa mengalah dan selalu merasa aku yang salah saking tidak mau kehilangannya. tapi sepertinya Tuhan memutar keadaanku dan memberikannya kepadamu, menjadi segumpal perasaan berjuang tanpa akhir, tertatih, dan drama dalam mencintaiku. dulu, waktu aku seusiamu, aku juga penuh drama... hingga orang yang kucintai muak dan pegi. namun bagiku, pergi darimu tidak pernah ada di dalam list-ku dalam menjalani hubungan denganmu. karena sejak pertama kali bertemu aku tahu ada ketulusan dan kemurnian dari caramu mencintaiku yang aku yakin tidak ada lagi yang bisa melakukan hal itu kepadaku selain kamu. aku hanya ingin bersamamu hingga tua nanti.

dan yang tidak mungkin aku lewatkan adalah tawaran darimu untuk mencintaiku tidak hanya hari ini, tidak hanya setiap hari, namun kamu berani berencana untuk mencintaiku selamanya. bahkan kita sudah berencana untuk memiliki satu-sama-lain dalam ikatan yang lebih serius beberapa taun lagi. aku mencintaimu karena aku sadar, kita adalah manusia-manusia yang tidak sempurna... namun tidak takut untuk berencana dan terus berusaha agar cinta ini terus terjaga. karena cinta yang seharusnya sempurna adalah hanya kepada-Nya dan semoga ikatan itu nanti adalah bentuk ibadah kita untuk menuju Ridha-Nya.

semangat terus, Ace...
jangan lelah cinta sama aku ya,
jangan pernah menyerah..
aku juga akan melakukan hal serupa
semoga kita dimudahkan dalam perjalanan
mencari Ridha-Nya... aamiin :)