ada seseorang yang selalu dapat membuatku tersenyum tanpa bisa ku dapatkan keutuhannya. hanya sebatas punggung dengan kepala yang sesekali sedikit menoleh untuk membagikan sedikit tawa dan senyumnya. sudah bertahun-tahun aku selalu merasa berjalan di belakangnya, mengikuti kemana ia berjalan hanya agar aku dapat melihat punggungnya bergerak dan mendengarkan cerita-cerita dan ocehannya yang tidak pernah gagal membuat aku tertawa, yah... minimal tersenyum. walau menatap ke arahku berlama-lama tidak pernah menjadi pilihannya, terima kasih telah sedikit membuatku percaya bahwa kebayakan gula itu diabetes, dan takaran yang cukup akan membuat sisa hariku terasa manis. flow like we know ;)
untuk abu-abu yang tidak (akan) pernah aku miliki
aku senang telah bisa mengenalmu, sungguh :)
bandung, 00:27
