Pages

Monday, April 4, 2016

semoga...

kini biar kutelan semuanya. kita... telan semuanya. semua rasa sayang yang harus kita kurung di dalam relung. semua kata rindu yang harus kita tahan di tenggorokan. saat perpisahan itu benar-benar dengan serius terucap, aku masih menganggap tidak akan mungkin kita berpisah. namun kamu bersungguh-sungguh dan merasa cukup dengan semua perdebatan yang telah kita lalui. satu hari, dua hari, aku masih shock dan menganggap ini semua hanya mimpi. namun ternyata tidak. ada lubang besar di dadaku, semestaku tak ada lagi. seiring air mataku tak hentinya selama tiga malam, aku benar-benar kesepian. aku baru saja kehilangan hal terbaik yang pernah kudapatkan seumur hidupku.

penyesalan pun sudah tidak ada artinya lagi, kamu telah menaiki tangga hidupmu, memutuskan untuk hidup dalam pengabdian kepada Tuhan. tanpa aku mendampingi. tanpa aku untuk didampingi. setelah penjelasan yang kamu katakan panjang lebar di mobil, yang dengan sabar kamu jelaskan, walau berulang-ulang. aku hanya perlu yakin, kamu masih tempatku pulang dan akupun masih akan jadi tempatmu pulang. insyaallah-mu adalah kekuatanku untuk terus berjuang memperbaiki diri. memantaskan diri agar bisa bersanding di waktu dan tempat yang tepat bersama orang sebaik kamu. karena kamu adalah satu-satunya orang yang ingin aku persembahkan hidupku untuk mengabdi, mendampingi, dan menjadi sebaik-baiknya rumah untuk berpulang. aku tidak akan menuntut apa-apa selain percaya. percaya bahwa aku sangat menyayangimu, yang  dengan sepenuh jiwa aku katakan, "aku hanya menginginkanmu, Bukit, tidak ada dan tidak akan ada yang aku inginkan dan aku butuhkan selain kamu". kalaupun memang jalan terbaik sekarang adalah seperti ini, semoga kita dapat dipertemukan lagi dalam keadaan yang lebih baik dan lebih diridhai oleh-Nya. Aamiin.

kepada kamu yang kini berjuang sendirian tanpa bisa aku semangati, kepada aku yang berusaha sembunyikan tangis dibalik senyum tanpa kamu yang menyeka air mataku, tetaplah di dalam jiwa. semoga sementara dengan tujuan. semoga kamu selalu sehat, sukses, dan bisa mencapai apa yang ingin kamu persembahkan kepada kedua orangtuamu. semoga selalu diberikan perlindungan dari malam-malam sepi yang menusuk dengan beribadah. semoga kamu selalu baik... kita selalu baik. aku menyayangimu selalu, selamanya...

sincerely,
ilalang.