mungkin aku bertemu denganmu terlalu cepat. atau benang kita bersilangan terlalu dini. selagi engkau menicil rindumu, aku lebih suka menumpahkan sejadi-jadinya.
hingga (mungkin) kau jenuh.
hingga (mungkin) kau mulai menghindar.
hingga (mungkin) kau memilih menjauh.
aku tahu, kamu tidak ingin pergi. kamu hanya tidak suka jika aku berlebihan. berlebihan menrindu, berlebihan mencinta, berlebihan kehilanganmu. padahal akupun tahu, kamu tidak akan kemana-mana. aku sangat percaya itu. kamu adalah baik. kamu adalah seimbang. andai tak mengapa jika aku mengeluh kepadamu perihal temu suara yang kurindu sangat. namun waktu yang semakin singkat nampaknya menjawab semuanya. aku tidak ingin di tengah jalan kamu merasa enggan lagi bersama. yang paling ku benci dari pertemuan adalah perpisahan yang mengikuti dibelakangnya, seperti yang pernah aku bilang.
rasanya menyedihkan, aku hanya bisa kabur ke dalam tidur setiap aku rindu dan aku tak mau mengganggu kamu. berharap setitik kamu kutemukan dalam buaian bunga tidurku, tak perlu kau buang uangmu untuk menemuiku saat aku benar-benar merindu. apakah kita bisa sampai kesana? rasanya jalan itu begitu jauh...
ilalang,
22 januari 2018
bandung | 12:59 am
No comments:
Post a Comment